Home Kategori Hama & Penyakit Mengatasi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Bayam, Kenali Gejala Dan Tandanya

Mengatasi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Bayam, Kenali Gejala Dan Tandanya

14
0
penyakit pada tanaman bayam

Golden Farm 99Penyakit pada tanaman bayam jika tidak diatasi dengan baik bisa berakibat fatal . Reminder ,Bayam merupakan salah satu tanaman yang mudah ditanam menggunakan organik maupun hidroponik. Tanaman ini memiliki rasa yang renyah dan enak, banyak masyarakan mengkonsumsi sayuran bayam. Kebanyakan masyarakan mengkonsusi bayam hijau. Selain itu, sayuran bayam juga memiliki kandungan nutrisi bagi tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam sayuran ini termasuk karbohidrat, serat, air, serta vitamin A, B, C, K, folat, dan mineral seperti kalium, zat besi, kalsium dan natrium.

Selain kaya akan nutrsi, tanaman bayam juga bisa terkena serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit adalah organisme pengganggu tanaman yang menjadi salah satu faktor penyebab rusaknya pertumbuhan dan produksi tanaman. Bahkan, dapat menyebabkan kematian bagi tanaman sehingga menimbulkan kerugian yang besar bagi petani.

Jika tidak ingin tanaman bayam Anda terkena serangan hama dan penyakit maka anda harus melakukan perawatan terhadap tanaman. Mengatasi hama dan penyakit pada tanaman bayam, jangan lupa kenali gejala dan tanda-tanda tanaman terserang hama dan penyakit diantaranya sebagai berikut.

Mengatasi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Bayam

Adapun beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman bayam dan cara mengatasinya sebagai berikut:

Adapun hama pada tanaman bayam, yaitu:

1. Hama Ulat Daun

Gejala serangan ulat daun adalah berupa lubang-lubang bekas gigitan pada bagian tengah dan tepi daun. Ulat daun ini dibagi menjadi 2, yaitu ulat berbulu tebal dan ulat tak berbulu. Ulat yang tak berbulu cenderung tak tahan sinar matahari sehingga akan lebih banyak bersembunyi di siang hari, sedangkan ulat yang berbulu tebal bisa tetap tahan berkeliaran dibawah terik matahari.

Fungsi bulunya itu juga kadang menjadi penangkal insektisida sehingga ulat dengan bulu tebal lebih sulit diatasi dengan insektisida kontak. Untuk mencegah serangan ulat dalam jumlah banyak sebagai berikut:

  • Memperhatikan kebersihan area tanaman.
  • Melakukan penyiangan agar ulat tak memiliki banyak lokasi persembunyian.
  • Melakukan penyemprotan insektisida sistemik berbahan aktif imadikoplorid setiap seminggu sekali.
  • Jika serangan masih belanjut maja gunakan insektisida kontak berbahan aktif metomil yang bekerja translaminar dengan dicampur bahan pelekat+penembus+pembasah.
  • Untuk melakukan penyemprotan hanya disore hari karena ulat akan lebih aktif dimalam hari.

2.Ulat penggulung daun (Hymenia recurvalis [Fabricus])

Gejala serangan adalah daun berlubang dan menggulung. Disebabkan oleh ulat penggulung daun yang biasanya terdapat dalam gulungan daun tertutup oleh semacam jaringan tipis, ulatnya berwarna hijau cerah. Cara mengatasinya dapat dilakukan seperti berikut secara manual dengan membuang daun yang terserang.

3.Belalang (Sexava spp.)

Gejala serangan pada daun yang masih muda terlihat bekas gigitan di bagian tepi daun dan serangannya hampir menyerupai serangan oleh ulat daun. Hama ini disebut juga belalang daun karena warna sayapnya hijau menyerupai warna daun. Oleh karenanya, belalang sulit diamati bila telah hinggap di daun. Caranya mengatasinya dengan menggoyangkan daun bayam ke kiri dan ke kanan dengan ujung sapu lidi agar belalang beterbangan.

4.Kutu daun (Myzus persicae)

Gejala pertama yang disebabkan oleh hama ini adalah mengisap cairan daun yang menyebabkan daun bayam melengkung dan berpilin. Bila serangan sudah berat maka daun akan rontok, pertumbuhan tanaman lambat dan kerdi. Penyebabnya adalah kutu daun (Myzus persicae) yang menyerang tanaman pada musim kemarau. Serangan semakin ganas jika panas matahari semakin terik. Cara mengatasinya dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang kutu daun. Jika serangan hebat, bisa disemprot dengan pestisida sesuai dosis anjuran.

5.Bekicot/siput

Hama ini menyerang dengan memakan benih di pesemaian sehingga tanaman tidak tumbuh Pada daun, batang, dan akar bayam terlihat bekas gigitan berupa lubang-lubang. Hal ini akan menurunkan kualitas hasil panen. Cara mengatasinya sebagai berikut:

  • Melakukan penyiangan agar ulat tak memiliki banyak lokasi persembunyian.
  • Melakukan moluskisida tabur yang ditabur disekeliling tanaman.
  • Menggunakan cara konvensional yakni berburu di malam hari dan mencarinya  pada lokasi persembunyiannya di siang hari.
  • Menggunakan perangkap dari tempurung kelapa berpintu.

6.Hama Uret

Ternyata uret juga menyukai akar tanaman bayam terutama tanaman bayam yang  masih muda. Uret menyukai tanah yang gembur dan lahan bedengan merupakan hasil pengolahan tanah yang digemburkan. Dan tentu saja kebanyakan kumbang akan berusaha menaruh telurya disana. Hal ini menjadikan tanaman rentan terserang uret yang merupakan larva kumbang. Cara mengatasi hama uret sebagai berikut:

  • Pada saat pemberian pupuk dasar sebaiknya anda menambahkan insektisida tabur khusus uret seperti Diazenon.
  • Pada saat tanaman berusia muda maka kocorkan insektisida marshal khusus uret yang kan melindungi akar tanaman dari serangan hama uret.

Adapun penyakit pada tanaman bayam diantaranya sebagai berikut:

1.Penyakit karat putih

Terbentuknya bercak-bercak putih yang agak melepuh pada daun, terutama pada sisi bawah tanaman bayam. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Albogo candida. Cara mengatasi penyakit kerat putih cukup dilakukan dengan membongkar tanaman dan melakukan peremajaan kembali bila serangan sudah parah.

2.Penyakit virus keriting (spinach blight )

Penyebab penyakit adalah sejenis virus dan jenis cucumbor mosaic virus (CMV). Serangan virus menyebabkan daun menyempit, mengkerut, menggulung, dan mengecil. Pada daun timbul bercak-bercak. Cara mengatasinya dengan mencabut tanaman yang sakit dan membakar tanaman yang sudah terinfeksi agar tidak menyebar, kemudian melakukan peremajaan tanaman kembali.

3.Penyakit kekurangan mangan (Mn)

Penyakit pada tanaman bayam selanjut yaitu Gejala penyakit ini ditandai dengan timbulnya bintik-bintik kuning pada daun dan tepi daun menjadi keriting. Pertumbuhan daun menjadi lambat. Gejala serangan ini banyak dijumpai bila keadaan cuaca sangat panas. Sebagai penyebab dari gejala tersebut adalah kekurangan unsur mangan (Mn).
Cara mengatasinya dengan tanah dapat diberi multonik yang mengandung Mn saat serangan pertama muncul Pencegahannya dilakukan dengan memberikankapur saat pengolahan tanah, terutama pada tanah yang diduga kekurangan Mn.

Perlu Anda ketahui artikel tentang mengatasi hama dan penyakit pada tanaman bayam, serta mengenal gejala dan tanda-tandanya. Semoga setelah embaca artikel ini Anda bisa menatasi hama dan penyakit pada tanaman bayam Anda. Selamat mencoba. Terimakasih.

Artikel : ” Mengatasi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Bayam, Kenali Gejala Dan Tandanya

Previous articlePetani Sayuran Selada Merapat. Jenis Selada dan Penyakitnya Yang Jarang Diketahui
Next articleTernyata ini manfaat Sayur Bayam, salah satunya mampu menjaga kesehatan tulang
Penulis di golden farm 99 - Menyukai dunia blogging, menyukai berkebun dan ingin menuliskan apa yang kami tahu lewat blog ini . Mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here