Home Kategori Budidaya Cara Budidaya Tanaman Tomat Menggunakan Sistem Hidroponik Yang Mudah Ditiru

Cara Budidaya Tanaman Tomat Menggunakan Sistem Hidroponik Yang Mudah Ditiru

24
0
cara budidaya tanaman tomat

GOLDEN FARM 99 – Suka dengan buah tomat ? sudah tahu cara budidaya tanaman tomat ? Tomat merupakan salah satu buah yang punya banyak manfaat untuk tubuh. Buah ini memiliki rasa cenderung asam karena kandungan vitamin A dan vitamin C, serta betakaroten yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Tomat bisa dicampur sebagai bahan tambahan dalam masakan dan minuman.

Apakah tomat bisa ditanam menggunakan sistem hidroponik? Selain memakai media tanah, tomat bisa tumbuh dengan baik ketika ditanam menggunakan sistem hidroponik. Menanam tomat secara hidroponik memungkinkan tukang kebun untuk membesarkannya di lingkungan yang lebih terkendali. Tomat tumbuh sehat, lebih cepat, dan hasil buah yang lebih besar. Namun berkebun tomat lebih membutuhkan banyak bahan dibanding konvensional pakai tanah.

BACA JUGA : Benih Tomat Mini F1 Tropical Ruby Known You Seed – ORI

Anda bisa menanamnya disekitar rumah, tidak perlu membutuhkan lahan yang luas. Kenapa tidak perlu membutuhkan lahan yang luas? Karena ini salah satu kelebihan menggunakan sistem hidroponik. Jadi ingin menanam sayuran tetapi mempunyai lahan yang terbatas solusi utama adalah menggunakan sistem hidroponik. Cara menanamnya juga tidak terlalu sulit lho, begini cara menanam tomat menggunakan sistem hidroponik.

CARA BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

Berikut kami paparkan cara budidaya tanaman tomat :

1. Siapkan Alat Dan Bahan

Siapkan alat dan bahan terlebih dahulu sebelum menanam tomat menggunakan sistem hidroponik. Alat dan bahan yang perlu dipersiapkan sebagai berikut:

  • Benih tomat, pilihlah benih tomat yang berkualitas agar pertumbuhannya lebih bagus.
  • Rockwool, untuk proses penyemaian benih.
  • Tray semai atau nampan, sebagai tempat untuk menanam benih sebelum dipindahkan ke netpot.
  • Netpot, wadah/pot untuk tanaman hidroponik tumbuh dan berkembang. Netpot ada beberapa ukuran, untuk menanam tomat kami menggunakan uk 10 cm.
  • Dutch bucket system, salah satu sistem menanam menggunakan hidroponik.
  • Hydroton, salah satu media tanam yang berbentuk seperti kacang atom atau bulatan.
  • Nutrisi ABMIX buah.

Jika Anda bingung ingin membeli alat dan bahannya dimana. Anda bisa membelinya ditoko kami ‘GOLDEN FARM 99’ menyediakan peralatan hidroponik.

2. Pemilihan Benih

Langkah awal menanam tomat Anda perlu melakukan pemilihan bibit unggul. Cara mendapatkan bibit tomat yang unggul dan berkualitas sebagai berikut:

  • Rendam benih/bibit tomat yang sudah kering selama 15-20 menit.
  • Kemudian akan ada benih terapung dan tenggelam. Pilihlah benih yang tenggelam untuk ditanam dan buang benih yang terapung. Karena bibit yang baik adalah bibit yang tenggelam.

Toko kami ‘GOLDEN FARM 99’ juga menyediakan bibit/benih tomat yang berkualitas.

3. Proses penyemaian

Selanjutnya setelah kamu mendapatkan bibit unggulan, kamu perlu melakukan penyemaian. Berikut cara penyemaian benih/bibit:

  • Siapkan rockwool, kemudian potong dengan ukuran 2,5 x 2,5 x 2,5.
  • Lubangi masing-masing rockwool dengan kedalaman sekitar 0,5 cm untuk memasukkan bibit. Pada proses ini pastikan rockwool tidak bolong.
  • Letakkan rockwool pada tray semai atau nampan.
  • Masukkan bibit pada lubang yang telah dibuat.
  • Siram rockwool dengan air hingga basah.
  • Tutup tray semai dengan plastik hitam agar cahaya tidak masuk dan simpan di tempat yang gelap selama 2×24 jam.
  • Setelah 2 hari akan terlihat proses pertumbuhan kecambah. Pada proses ini pindahkan tray semai ke tempat yang ada sinar matahari.
  • Biasanya, proses ini berlangsung 21-28 hari.
  • Selama proses ini berlangsung, kamu harus sering memantau kondisi tanaman tomatnya. Jika perlu tambahkan air agar kondisi rockwool lembap.

4. Pemindahan ke sistem hidroponik

Langkah selanjutnya, setelah tunas sejati muncul (daunnya sudah lebih dari 2) maka bibit sudah bisa dipindahkan ke sistem hidroponik. Proses pemindahan:

  • Pindahkan ke netpot uk 10 cm.
  • Pada netpot beri bantalan seperti hidroton.
  • Sebelum dipindahkan ke sistem hidroponik. Dutch bucket sistem diberi air terlebih dahulu dengan pH air 6,0 – 6,5
  • Kemudian netpot dipindahkan ke sistem hidroponik dutch bucket sistem.
  • Taruh ditempat yang terkena sinar matahari.

5. Pemberian nutrisi pada tanaman tomat

Pemberian nutrisi AB Mix pada tanaman tomat sangat penting, karena baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Berikut cara pemberian nutrisi pada tanaman tomat:

  • PH air kisaran 6,0 – 6,5.
  • Dosis Nutrisi Minggu 1 sebesar 500 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 2 sebesar 700 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 3 sebesar 900 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 4 – 6 sebesar 1200 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 7 – 8 sebesar 1400 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 9 sebesar 1600 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 10 sebesar 1800 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 11 sebesar 2000 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 12 sebesar 2400 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 13 sebesar 3000 PPM.
  • Dosis Nutrisi Minggu 14 – 15 dst 3200 PPM.
  • Usia panen 63 hari.

Catatan:

  • Gunakan alat ukur PPM TDS Meter dan PH meter untuk mengukur PH air.
  • Gunakan air baku dibawah 100 ppm.
  • Untuk mendapatkan larutan 500 ppm, perbandingan yang dibutuhkan adalah 1 liter air baku + 3 ml Nutrisi AB Mix.
  • Bila terlalu tinggi ppm yang dihasilkan, tambahkan air baku agar ppm menjadi seperti yang di inginkan.
  • Angka toleransi yaitu ±50 ppm.

6. Menjaga tomat dari hama

Tidak berbeda dengan tanaman lainnya, tomat juga rentan terhadap berbagai bakteri, virus, jamur, dan hama. Virus mosaik tembakau, jamur, dan berbagai infeksi bakteri dapat membunuh tanaman. Lalat putih, banyak cacing, dan tungau laba-laba semuanya dapat muncul di area tumbuh, dapat memakan dan membunuh tomat. Untuk mencegah hal tersebut Anda perlu melakukan beberapa hal, yaitu:

  • Semprot tomat pakai fungisida secara rutin secara berkala,setidaknya satu kali dalam 7 hari.
  • Tapi jika gejala masalah bakteri dan jamur sudah muncul, semprot tomat 2 sampai 1 hari sekali.
  • Apabila tomat terserang hewan lain, pakai insektisida dan bakterisida.

7. Memanen tomat

Panen dimulai pada kisaran 80-90 hari tomat sudah mulai berbuah merah. Pada masa ini Anda sudah siap untuk memanennya.

Demikian artikel cara budidaya tanaman tomat yang bisa kami sampaikan untuk Anda, semoga bermanfaat dan bisa mempraktekannya dengan baik semoga berhasil dan mendapat hasil yang diinginkan. Terimakasih

Keyword : cara budidaya tanaman tomat cerry | cara budidaya tanaman tomat citra asia | cara budidaya tanaman tomat mini ruby | cara budidaya tanaman tomat servo | cara budidaya tanaman tomat tymoti | cara budidaya tanaman tomat lokal

Previous articleHama Dan Penyakit Pada Tanaman Pare Dan Cara Pengendaliannya
Next articleCari Tahu Yuk, Daerah penghasil perikanan terbesar di indonesia
Ahmad Sugiarto - Menyukai tentang dunia hidroponik, menyukai dunia digital marketing dan saat ini mengelola website " golden farm 99 " . https://goldenfarm99.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here