Home Topik Budidaya Cara Budidaya Oyong (Gambas) Yang Mudah Untuk Pemula

Cara Budidaya Oyong (Gambas) Yang Mudah Untuk Pemula

cara budidaya oyong

GOLDEN FARM 99 – Cara budidaya Oyong atau Gambas (Luffa acutangula) merupakan salah satu sayuran yang banyak digunakan pada masakan Nusantara, sehingga permintaan oyong di pasar terbilang tinggi. Biasanya oyong yang masih muda dipanen dan diolah sebagai sayuran, dapat pula digoreng, ditumis atau dimasak dengan daging. Dapat pula diiiris atau dipotong dadu untuk dijadikan salad bersama labu dan mentimun.

BACA JUGA : Cara Budidaya Paprika Menggunakan Sistem Hidroponik

Selain dibudidayakan di lahan terbuka, ternyata oyong bisa pula ditanam dalam pot. Tanaman ini sangat tepat ditanam dalam pot terutama bagi Anda yang tidak memiliki lahan yang luas karena oyong merupakan jenis tanaman merambat yang dapat tumbuh secara vertikal. Oyong pada dasarnya mudah tumbuh dimana saja. Oyong dapat tumbuh pada kelembaban 50-60% dan suhu 18-24°C. Tertarik ? yuk kita ikuti sedikit ulasan mengenai cara budidaya oyong

Cara Budidaya Oyong gambas Yang Mudah

Cara budidaya oyong yang mudah untuk pemula sebagai berikut:

1. Alat dan bahan yang akan digunakan

Alat dan bahan yang akan digunakan untuk menanam oyong yang mudah untuk pemula sebagai berikut:

  • Benih gambas atau oyong, gunakan benih yang berkualitas agar mendapat hasil yang maksimal.
  • Polibag, digunakan untuk menanam oyong/gambas.
  • Media tanam, gunakan tanah, kompos dan sekam bakar.
  • Sekop mini, alat yang akan digunakan untuk membantu menanam oyong/gambas.
  • Air.

2. Langkah-langkah menanam oyong/gambas

Berikut langkah-langkah menanam oyong/gambas yang mudah untuk para pemula sebagai berikut:

  • Memilih benih yang berkualitas. Benih oyong dapat diperoleh dari buahnya yang telah tua/kering di pohon. Belah kulitnya dan ambil bijinya, kemudian keringkan agar kadar air di dalamnya berkurang hingga biji terlihat agak menyusut. Benih oyong pun juga tersedia di toko-toko pembibitan tanaman.
  • Siapkan media tanam. Campur semua media tanam lalu masukkan ke dalam polibag.
  • Oyong/gambas tidak memerlukan penyemaian terlebih dahulu. Anda bisa langsung menanam benihnya pada pot yang telah disiapkan.
  • Masukkan 2-3 biji ke dalam pot dengan kedalaman sekitar 5-7 cm, tutupi kembali dengan media tanam.
  • Siramlah dengan air secukupnya, sebab jika kebanyakan maka akan menyebabkan pembusukan pada akar.
  • Pasang kayu/bambu yang kuat disamping pot sebagai tempat tanaman menjalar nantinya.

3. Pengendalian hama

Pengendalian hama perlu dilakukan agar tanaman terhindar dari hama dan penyakit. Jika sudah terkena hama dan penyakit tanaman akan mati dan Anda tidak bisa memanen oyong. Pengendaliannya akan lebih baik jika  dilakukan secara preventif yaitu melalui penyemprotan pestisida berkala, dosis dan aplikasinya disesuaikan dengan rekomendasi dari produsen pestisida yang biasanya tertera pada kemasan.

Beberapa penyakit yang sering mengganggu tanaman oyong yaitu serkospora, sedangkan hama yang rutin menyerang adalah penggorok daun, tungau, dan juga kepik.

4. Tahap pemanenan

Tanaman oyong biasanya sudah dapat dipanen perdana pada usia 32 – 34 hari setelah tanam tergantung varietas yang di tanam, panen selanjutnya bisa dilakukan selang 3 – 4 hari sekali. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, tujuannya adalah agar kualitas hasil panen bisa terjaga dengan baik.

Demikian informasi menenai cara budidaya oyong/gambas yang mudah untuk para pemula. Semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin menanam oyong diperkarangan rumah. Selamat mencoba dan terimakasih.

Join with us

Dapatkan Info terbaru "Tips hidroponik DIY & teknologi pertanian langsung ke email kamu.”

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here