Home Topik Budidaya Cara Budidaya Sawi Putih Hidroponik Cocok Untuk Pemula

Cara Budidaya Sawi Putih Hidroponik Cocok Untuk Pemula

Tahap ketiga bisa dilakukan sembari menunggu proses penyemaian benih. Berikut cara menanam sawi hidroponik dengan mempersiapkan media pertumbuhan:

  • Belah botol menjadi dua bagian dengan gunting atau pisau.
  • Pastikan bagian atas dan bawah terpisah sama rata, karena nanti akan digabungkan.
  • Buat celah berupa lubang pada tutup botol minuman dengan paku atau bor. Jika ingin mengunakan paku Anda bisa memanaskan paku agar lebih mudah dalam membuat lubang.
  • Lubang yang dibuat jangan terlalu besar karena dikhawatirkan sumbu sebagai sarana distribusi nutrisi mudah merosot.
  • Setelah lubang selesai dibuat, masukkan sumbu ke dalam botol dan buat sedikit tumpukan pada bagian dalam tutup botol (bagian atas botol).
  • Isi bagian atas botol dengan arang sekam.

4. Pemindahan Benih Sawi Putih

Jika kegiatan semai sudah berlangsung cukup lama dan tanaman sudah cukup tua, cara menanam sawi putih hidroponik sederhana berikutnya adalah dengan melakukan pindah tanam atau transplantasi tanaman. Berikut caranya:

  • Basahi rockwool dengan air seperlunya, lalu cabut tanaman sawi yang masih kecil dengan hati-hati agar akar tidak putus.
  • Pindahkan dan benamkan tanaman sawi ke dalam arang sekam pada botol. Ulangi proses sampai bibit yang sudah berakar ini masuk ke dalam botol.
  • Setelah itu, Anda perlu memberikan cairan nutrisi setiap hari pada awal penanaman, berikutnya tidak perlu sesering masa awal tanam. Nutrisi hidroponik bisa dibuat sendiri dengan menggabungkan pupuk yang didapat dari toko pertanian.

5. Perawatan Dan Pemeliharaan

Ada beberapa cara untuk merawat tanaman sawi putih hidroponik untuk memaksimalkan pertumbuhan sawi putih. Perawatannya adalah:

  • Pemberian Nutrisi

Pemberian nutrisi dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Nutrisi yang kami gunakan nutrisi ABMix Goodplant. Berikut cara menggunakan dosis nutrisi yang benar:

– PH air kisaran 5,5 – 6,5

– Dosis Nutrisi Minggu 1 sebesar 500 PPM.

– Dosis Nutrisi Minggu 2 sebesar 700 PPM.

– Dosis Nutrisi Minggu 3 sebesar 900 PPM.

– Dosis Nutrisi Minggu 4 -5 sebesar 1200 PPM.

– Dosis Nutrisi Minggu 6 – 8 sebesar 1300 PPM.

– Usia panen 40 – 60 hari.

Penyiangan adalah salah satu kegiatan paling umum dalam perawatan tanaman. Yakni membersihkan gulma atau tanaman liar yang ada di sekitar tanaman sawi putih. Gulma adalah salah satu hal yang selalu muncul terutama di musim hujan dan bisa menjadi tempat di mana hama bisa bersembunyi.

Salah satu hama yang menyerang sawi putih adalah ulat dan ada dua cara untuk mengatasi masalah ini. Manual dan kimia. Metode manual dapat dilakukan dengan langsung mencabut ulat dan kemudian memusnahkannya. Dan cara kimianya adalah dengan menyemprotkan insektisida atau pestisida.

Meskipun ini dapat dilakukan dengan dua cara, cara pertama adalah cara yang aman menuju kesehatan. hal ini karena cara kedua Anda menambahkan racun kimia ke tanaman sawi putih Anda sehingga sawi putih terkena bahan kimia dan tidak sehat ketika dikonsumsi untuk waktu yang lama.

6. Proses Panen

Title of the document .button { background-color: #1c87c9; border: none; color: white; padding: 8px 20px; text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; font-size: 15px; margin: 4px 2px; cursor: pointer; } Selanjutnya >

Pertanyaan Umum

Apa yang perlu diketahui tentang kandungan nutrisi didalam sawi putih hidroponik?

Title of the document .button { background-color: #1c87c9; border: none; color: white; padding: 8px 20px; text-align: center; text-decoration: none; display: inline-block; font-size: 15px; margin: 4px 2px; cursor.

Apa yang perlu diketahui tentang pemindahan benih sawi putih?

Jika kegiatan semai sudah berlangsung cukup lama dan tanaman sudah cukup tua, cara menanam sawi putih hidroponik sederhana berikutnya adalah dengan melakukan pindah tanam atau transplantasi tanaman. Berikut caranya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here